Renungan malam
31 Januari 2019
Ada saat
nya kapan kamu harus sadar dan mengerti untuk pergi
Karena kamu
harus mengerti bahwa kamu tidak boleh hidup dengan orang yang akan terus
menyakitimu, kamu berhak bahagia… kamu boleh mencintai sebesar apapun, tapi
kamu harus ingat pergilah ketika ia telah menghancurkan mu dan menganggap remeh
kesempatan yang kamu beriakan terus-menerus.. karena kadang laki-laki itu tidak
bisa berubah dengan baik, mungkin bisa tapi itu butuh waktu yang lama,
kebiasaan tetap akan menjadi kebiasaan samapi tua nanti,,, jika sejak muda dia
tidak bisa mencintai kamu, tidak bisa menghargai kamu, dan sangat bisa
mengkhianati kamu, maka apa yang patut dipertahankan? Sampai kapanpun dia takan
pernah berubah, dia tidak sedang dalam kesulitan atau terpuruk, tapi itu adalah
kebiasaanya… ketika dia selalu menyalahkan keadaan itu hanya siasatnya saja..
Kamu
boleh mencintainya, boleh menyayanginya, kamu boleh setia atau jadi seperti
dirinya dan kamu boleh menangis karena disakitinya.. tapi ingatlah, ada saatnya
kapan kamu harus melepasnya… karena semakin lama semakin cinta maka semakin
dalam pula lukanya… lambat laun jika bukan kamu yang pergi maka dia yang akan
pergi meninggalkan kamu..
Jika kamu
berfikir bahwa dia akan berubah, dan kamu berfikir untuk bertahan dengan nya
karena kamu terlalu mencintainya… maka cobalah berfikir..
Apa kamu
yakin dia bisa berubah? Jika saat ini saja dia sangat susah untuk merubah hal
kecil yang buruk menjadi baik maka apalagi nanti? Jika kamu berfikir bahwa kamu
terlalu menyayangi nya dan akan terus bertahan dengan nya sampai kapan pun, aku
hanya ingin bertanya satu hal, apakah kamu tidak pernah menyayangi diri mu
sendiri? Apa kamu rela disakitinya sepanjang hidupmu? Apa kamu rela melihat
orang tuamu yang mati-matian membahagiakan mu ikut sedih melihatmu diperlakukan
jahat oleh laki-laki yang bahkan tidak pernah berjasa dalam hidupmu, jika nanti
kamu hidup bersamanya selamnya, apa kamu rela melihat anak-ankmu nanti
kekurangan kasih sayang dan figure sosok seorang ayah, keluarga harmonis? Yakin
kamu akan bertahan? mencegah lebih baik daripada terlambat bukan? Mencintai boleh
tapi jangan sampai mengorbankan masa depan..
Ingatlah
bahwa jika kamu mendapati dia tidak setia, tidak menghargaimu, tidak
mencintaimu, tidak menjaga kehormatan mu, tidak peduli akan kamu, dan dia
menyakitimu… mungkin itu pertanda dari tuhan bahwa dia tidak layak bersamamu.. syukurilah tanda-tanda dari tuhan itu, jadikan
sebagai pelajaran dan bukan malah menyalahkan keadaan dengan mempertanyakan
kenapa harus begini? Kenapa harus terjadi padaku? Dll… berhentilah bertanya
mengapa, dan mulai pahamilah itu petujuk dari tuhan…. Bahagialah kamu jika
tuhan tujukan kebusukanya saat masih dalam tahap pacaran, daripada nanti tuhan
tujukan setelah kalian menikah dan punya anak… Laki-laki mungkin boleh memilih
tapi kamu yang memutuskan untuk hidup bersamanya atau tidak.. ingatlah wanita
dan laki-laki itu berbeda… wanita bisa jadi berubah jadi baik dan setia pada
pasangan nya, tapi laki-laki belum tentu… Kata yang paling menyakitakan namun
indah pada akhirnya adalah kata “PISAH” dan mulai hidup dengan orang yang
mencintai dan menghargaimu..
Laki-laki
miskin harta, harta bisa dicari bersama..
Laki-laki
miskin hatinya tak usah ditanya lagi.. karena kamu takan pernah bisa membangun
kata bahagia dengan laki-laki yang brengsek..
Kalaupun
seorang laki-laki mampu berubah, mungkin dia adalah termasuk laki-laki yang
hebat, banyak faktor yang membuat laki-laki bisa berubah yaitu niat dan karena sesuatu
hal atau seseorang… tapi ingat jangan pernah berfikir bahwa kamu akan mampu
atau dapat merubah seorang laki-laki brengsek menjadi baik, kenapa? Karena Laki-laki akan berubah jika ia memiliki
niat sendiri atau terdorong dan
termotivasi oleh wanita yang sangat dia cintai, bukan karena kamu yang
mencintainya… dia akan berubah oleh apa yang dia cintai bukan karena orang yang
mencintainya.. kalau kamu memaksa untuk merubah dia, sedangkan dia tidaak suka,
maka dia malah akan berfikir kamu terlalu mengatur dan memabatasi dirinya..
jadi salah besar jika kamu mendekati laki-laki brengsek dan mencoba coba untuk
merubahnya jadi lebih baik, yang ada adalah nanti malah kamu yang akan terseret
jadi seperti dirinya… jika dia memang benar mencintai kamu, kamu tak perlu
menuntut apa-apa darinya, karena dia akan inisiatif sendiri melakukan berbagai
cara agar kamu selalu bahagia tanpa kamu minta, bahkan tanpa kamu duga…
Jadi
intinya ketahuilah kapan kamu harus bertahan dan kapan kamu harus pergi agar
kamu tidak menyesal dan membuat masa depan menyesal.. hidup itu pilihan dan pilihlah segalanya dengan cara meminta petujuk dari tuhan..
Dan ketahuilah ada hal-hal yang perlu kamu ketahui sebelum kamu memberikan hati mu dan dengan sukarela jatuh dan kalah dalam perasaan, sebelum prasangka menutupi segala fakta, laki-laki bisa saja berbaik hati dan menerima hatimu dengan senyuman, bukan penolakan. siapa yang tidak bahagia saat tahu mereka dicintai? siapa yang tidak berbunga saat tahu dirinya dirindukan dan dipikirkan wanita. Hanya saja laki-laki memiliki perasaan yang tidak mudah goyah (baper), berbeda dengan perempuan, dan tidak bisa dipungkiri bahwa laki-laki bisa memberi dan menilai secara fisik, tetapi belum tentu sampai pada hati.
Komentar
Posting Komentar